Foto : Bocah nakal Malaysia (ANN)

Foto : Bocah nakal Malaysia (ANN)
JOHOR BARU – Sebanyak 33 bocah sekolah yang nakal dikirim ke kamp motivasi, mereka pun terkejut saat melihat kamp tersebut berada di Penjara Kluang, Malaysia.

Para siswa dari SMK Bandar Baru Uda mengklaim, dirinya diperlakukan seperti narapidana, rambut mereka pun dicukur botak saat berada di kamp motivasi tersebut.

Salah satu siswa Syed Amirulkhir Syed Khadit yang berusia 16 tahun menyatakan, dirinya dihajar oleh salah satu petugas.

“Ada memar di belakang leher saya,” ujar Syed sambil menunjukkan memar yang berada di tubuhnya, seperti dikutip The Star, Selasa (2/8/2011).

Syed menambahkan, guru Syed sebelumnya menyatakan pada muridnya yang bermasalah bahwa mereka akan menjalani kursus motivasi.

“Mereka mengatakan bahwa kami akan ditempatkan di hotel, namun kami terkejut ketika dibawa ke penjara. Barang-barang kami, termasuk di antaranya ponsel dan dompet diambil oleh petugas. Kami diperintahkan untuk mengenakan seragam putih dan mencukur habis rambut kami satu sama lain,” ujar Syed.

Selain Syed, Firdaus Mohammad yang berusia 16 tahun juga mengalami kesengsaraan dalam kamp tersebut. Firdaus diperintahkan untuk bangun pada pukul 04.30 pagi dan melakukan sit-up, push-up serta squat.

“Kami diperlakukan seperti seorang tahanan dan bahkan satu orang petugas mengancam akan menggunakan pengejut listrik terhadap kami,” ujarnya.

Para bocah nakal tersebut hanya diberikan nasi dan roti setiap harinya. Mereka tidur di atas matras dan tidak diperbolehkan menyalakan kipas angin. Meski mereka didampingi oleh guru-gurunya, para guru sama sekali tidak ikut campur dalam kursus motivasi tersebut.(rhs)